Web akhmad fauzi


Tetap semangat dalam berkarya untuk ibadah

Arsip Tanggal 28 June 2013

YUK! JALAN-JALAN FIKIR KE SIDOWAYAH-PONOROGO

YUK! JALAN-JALAN "FIKIR" KE SIDOWAYAH-PONOROGO (Kampung –maaf- IDIOT) Akhmad Fauzi*     Yuk, penulis mengundang pembaca untuk ikut jalan-jalan fikir sejenak di dusun yang jauh dari hingar-bingarnya tema-tema, yang terlupakan dari diskusi-diskusi, yang sengaja dihilangkan karena kita telah mencoba untuk menjadi orang yang hilang. Hilang kepekaan, hilang air mata, hilang senyum do’a, hilang kendali jatidiri. Yuk, kalau ada yang bisa, ajak juga kolege-kolege anda yang setiap hari menghiasi media dan wacana fikir massa. Yang menjadi idola untuk dielukan ataupun ditendang-tendang. Salamkan jika mereka (seharusnya) perlu bertandang ke desa yang rimbun ini. Ada tarbiyah di sana, ada catatan kebaikan yang selama ini seolah-olah hana “kita” saja yang baik! Ada gumpalan rasa syukur, yang entah mulai kapan teganya kita titipkan di pinggir-pinggir selokan. Ada tangis yang semestinya mampu menghadang kekejian yang selama ini dengan pongahnya dipertontonkan. SIDOWAYAH, sebuah desa yang masih puluhan kilo meter dari ibukota kabupaten (Ponorogo). Pantas sekali kalau jarang terjamah aliran dana apapun, disamping memang jauh dari pusat kekukasaan terbukti pula wajah desa ini masih tetap kokoh seperti adanya. Jumlah penduduk yang hanya ratusan tua itu semakin menambah greget fikir untuk di kunjungi. Kalau toh masih dalam kunjungan fikir, itu sudah cukup, minimal kita bisa menguji “siapa kita”. Adakah nuansa kehambaan masih melekat dalam jiwa. Lebih dari itu, dikunjungi atau tidak, dengan fikir atau dengan badan, desa ini, yang begitu teduh itu, yang rahmad Tuhan (sebenarnya) sedang berkumpul, adalah desa ini yang tetap ihlas mengibarkan Sang Saka Merah putih, dari dulu sampai kapanpun. Adakah yang masih ragu untuk wisata fikir di desa itu? Adakah yang tidak ingin ikut merasakan bagaimana rasanya hidup dengan separuh dari mereka (yang sudah takdir Tuhan dan maaf) dalam kondisi idiot? Ngerikah fikir kita untuk bercanda dengan yang hampir seratus persen adalah MISKIN itu? Alergikah kulit fikir ini jika harus bersentuhan dengan kerasnya hidup mereka? Semoga tidak muntah dengan bau penderitaan yang mereka alami. Semoga masih teryakini dalam hati kalau do’a mereka sejatinya dirindukan ribuan malaikat! Sudahkan pembaca mengajak kolega-koleganya? Berapa yang sudah sanggup untuk ikut? Tolong pinjamkan mobil kesadaran ke mereka, kalau sudah tergadaikan tidak apalah, truk sampahpun bisa kalian bawa. Siapa tahu dengan niat tulis kita jalan-jalan fikir ini, Allah, Tuhan Yang Maha Esa, akan menyulapnya menjadi baby benz yang milyaran itu! Jangan lupa membawa bekal yang cukup, mulai dari bekal ketulusan sampai (cukuplah) recehan kegalauan yang bisa kita bagikan ke mereka. Karena kegalaun kita adalah tanaman yang rimbun yang setiap musim mereka panen. Yang selalu di hirupnya, ditelannya, bahkan dikeluarkannya lagi. SIDOWAYAH, dusun yang terlukis Tuhan dengan panorama yang indah, menurut riset menjadi (maaf sekali lagi) “kampung idiot” karena salah satunya akibat struktur tanah yang minim garam yudiom tetapi penuh dengan unsur timbal. Gejala alam ini memicu terbelakangnya pertumbuhan sistem kecerdasan penduduknya yang berakhir terbelakang fikir dan mental mereka. Jangan lagi di gugat negara tidak hadir, karena kenyataannya, negara telah mengandeng perguruan tinggi untuk meneliti fenomena keterbelakangan ini. Jangan pula mengkorelasikan karena adanya partai X, golongan Y, atau pemahaman Z, maka dusun ini tertakdirkan semacam itu. Jangan pula belagu anda saja Gubernurnya A, atau ikut golongan B, atau kemarin mencoblos gambar C tentu segera teratasi keprihatinan ini. Tidak....!!! Penulis mengajak pembaca dan yang pembaca bisa ajak adalah untuk mensenyapkan sejenak kegaduhan yang ada di dunia luar mereka. Penulis ingin membuktikan ke semua kalau mereka “sama sekali” tidak terpengaruh dengan koar-koar yang ada. Penulis ingin mengajak berfikir, BENARKAH FIKIR KITA SELAMA INI...??? Yang akhirnya kita bisa sama-sama tertawa kalau ternyata kita memperjuangkan yang sama, dan.... sama sekali hanya kita gaduh dan keluh kesah! Pemerintah lewat pemerintahan desanya (SIDOWAYAH) kini sudah mulai berbenah. Perencanaan telah digambar, alokasi dana telah dijanjikan, target akhir yang ideal sudah bisa diperkirakan. Desa ini harus menjadi prioritas penanganan ini sudah menjadi lirikan pemerintah sampai tingkat pusat (sumber: TVONE, edisi tayang Jum’at, 28 Juni 2013 dalam Kabar Siang). Dengan uraian ini penulis ingin menegaskan kalau pembaca (yang mau ikut) tidak perlu ketakutan kehilangan rekeningnya atau akan mengerutkan dahi untuk rakor-rakor, atau memerah keringat untuk kerja bakti. Sama sekali tidak! Penulis hanya berharap kita jalan-jalan sambil mengusap dada dan menyeka butiran air di mata agar hadir rasa yang sama, kesefahaman, dan kesadaran jika kita tidak ada yang beda. Dengan uraian ini, dan dengan elusan dada tadi, penulis mengajak (utamanya diri penulis sendiri) untuk menuntun laku diri, ucap diri, ego diri, dan sok diri ke ranah yang lebih santun, elegan, cerdas, dan dinamis. Dengan uraian ini pula, penulis tidak akan pernah berharap bisa merubah apapun jua, kecuali diri penulis sendiri dan yang bisa merasakan seperti yang dirasakan penulis. Selebihnya, tetap prediksi-prediksi dan tanda tanya di hati seperti yang pembaca miliki semula apa adanya. Penulis yakin, SIDOWAYAH akan semakin pulas tidurnya paska kita jenguk, walau hanya lewat fikir. Karena SIDOWAYAH bukan anak manja, karena SIDOWAYAH tanpa kitapun tetap SIDOWAYAH. Sebuah desa yang tenang dengan segala rasa nrimo yang melimpah. Sebuah desa yang tidak akan pernah peduli “ada apa di kita”. Iman yang penulis yakini berteriak, “SIDOWAYAH ADA, KARENA UNTUK BEKAL MEMBANGUN RUMAH DI SYURGA. HANYA SAJA, ANDA SEAKAN MERASA SUDAH MEMBANGUNNYA.....” Gambar diambil dari : http://www.kaskus.co.id/thread/5111cb5148ba542646000009/kampung-idiot-di-ponorogo/   Kertonegoro, 28 Juni 2013 ...

0 Komentar

Pengumuman PPMB

Artikel Popular

  • TUGAS KE-4; KELAS IX
    20-11-2012 15:08:37  (64)
  • TUGAS KE-4; KELAS VIII
    31-10-2012 22:06:36  (62)
  • ANTOLOGI PUISI : DIALOG SETENGAH JALAN : EPISODE 1; Bersimpuh Keyakinanh
    30-10-2012 22:44:53  (56)
  • Tugas Kelas IX
    18-10-2012 12:16:29  (54)
  • NASKAH DRAMA UNTUK MATERI LATIHAN 2
    24-11-2012 14:56:24  (51)

Artikel Terbaru

Pengunjung

    868787

ANIMASI GBR POJOK

VISITOR DATE

Flag Counter

STATS domain 1

Check google pagerank for bermututigaputri.guru-indonesia.net Rating for bermututigaputri.guru-indonesia.net Rating for bermututigaputri.guru-indonesia.net

DAERAH SEBARAN

REPUTASIWEB

Website reputation

Facebook

alexa

alexa link

Link Partner