Web akhmad fauzi


Tetap semangat dalam berkarya untuk ibadah

Arsip Bulan December 2015

Aku Bersama Ibu 2

Akhmad Fauzi Aku Bersama Ibu (Puisi akhmad fauzi) Susul ia tanpa batas masa Kalau sudah tiada, kenang kerutan cerita jerit hatinya Kalau sudah renta hina, pijit kesuciannya Kalau masih bisa tertawa renyah, hirup nada suaranya Kalau semasih perawan muda, lukis wajah bidadari itu! Kalau teramat jauh, letakkan ego, hampiri dia Mintalah titah diri Telan, jangan ada yang tersisa Aku Bersama ibu Harta dari segala harta Warisan pekerti lembut sahaja Itulah sang ibu Sembabnya, melahirkan cerita ...

0 Komentar
Kelana

Akhmad Fauzi Kelana (puisi akhmad fauzi) Gurindam tercipta disuntuk malam Berlarik-larik sketsa wajah penghuni langit lokawati Rumpun jatidiri, membuai rindu Ayu Gurindam membabi-buta kelana berasa Satu petikan hati, siluet hasrat nada-nada jiwa Termaktub dalam mimpi, ini swarga batas raya Terpuja dalam puji-puji dialog lirih Lelap di ujung jawab Satu makna tersimpan Menjatuh wewangi pucuk malam Beribu nuansa merebak, kelana Syak Gurindam berlari mendekap duga Sehati merajut sangka-sangka Tunai kehalusan menyimpan batin kelana Gurindam, batas kerinduan Tak bertepi Sunyi Tak akan pernah membunyi Gurindam kelana bunga-bunga kasih Goresan senja di kaki bukit sara diri Tanpa hasrat mendekap Kecuali, menyubur biru di suntuk perjalanan waktu   Kertonegoro, 21 Des ...

0 Komentar
Tentang Ucapan Selamat Untuk Sebuah Perayaan

Akhmad Fauzi Tentang Ucapan Selamat Untuk Sebuah Perayaan Menyimak trend ramainya wacana "haram" tidaknya mengucapkan selamat, baik Natal maupun lainnya, ruh dari keramaian itu tidaklah beda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada yang berlagak "fundamental", berlagak "nyepelekan", berlagak "pendekar kesetaraan", bahkan yang "menghujat" (yang akhirnya juga dihujat balik). Sama kan? Tidak ada hal yang baru! Tetapi sungguh, jika yang mengharamkan, yang membolehkan, maupun yang merasa tersinggung selalu dalam koridor Tabayyun (intropeksi masing-masing), saya pikir tidak akan ada perang wacana dan ...

0 Komentar
#‎Puisisingkat‬ – (65)

Akhmad Fauzi ‪#‎Puisisingkat‬ – (65) ... Harus memburu bisu, agar bisa menemani dalam mencari Aku, harus menitahmu untuk terus bersembunyi Legenda cinta selalu dalam kesenyapan kata ...   Kertonegoro, 20 Desember 2015 Salam, Akhmad Fauzi Suka Kmentari Bagikan Anda, Irfan Hidayat Arspada, Sinta II, Fitriyana Cutz, dan 39 orang lainnya menyukai ini ...

0 Komentar
Puisi Martabat

Akhmad Fauzi Puisi Martabat (puisi akhmad fauzi) Buya harus membui Keluar dari kepenatan wacana Aku melihat Hamka telah memegang kebenaran dalam penjara Ketika sayap-sayap mengepak tirani Paman Doblang menyapa nurani Aku melihat Burung merak tidak ingin diam mati berdiri Tidak membuta tuli dan nisbi Ketika kekonyolan lempang telanjang Aku melihat Semua diam, membungkam Ada yang ingin menyuburkan bibit kedunguan Ketika Wajah-wajah melupa diri   Kertonegoro, 19 Desember 2015 Salam, Akhmad Fauzi Suka Komentari Anda, Sinta II, Dyri Has, Agustina Fadhila Ariani, dan 24 orang lain ...

0 Komentar
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Pengumuman PPMB

Artikel Popular

  • TUGAS KE-4; KELAS IX
    20-11-2012 15:08:37  (64)
  • TUGAS KE-4; KELAS VIII
    31-10-2012 22:06:36  (62)
  • ANTOLOGI PUISI : DIALOG SETENGAH JALAN : EPISODE 1; Bersimpuh Keyakinanh
    30-10-2012 22:44:53  (56)
  • Tugas Kelas IX
    18-10-2012 12:16:29  (54)
  • NASKAH DRAMA UNTUK MATERI LATIHAN 2
    24-11-2012 14:56:24  (51)

Artikel Terbaru

Pengunjung

    830251

ANIMASI GBR POJOK

VISITOR DATE

Flag Counter

STATS domain 1

Check google pagerank for bermututigaputri.guru-indonesia.net Rating for bermututigaputri.guru-indonesia.net Rating for bermututigaputri.guru-indonesia.net

DAERAH SEBARAN

REPUTASIWEB

Website reputation

Facebook

alexa

alexa link

Link Partner